Rabu, 02 Desember 2009

Parodiku..

Yang bersinar tadi pagi bukan matahari.Tapi sebuah harapan berwarna jingga keemasan yang ingin menghangatkan pagiku dan seluruh dunia bergantian
Yang menyejukkan siangku bukan angin.Tapi sebuah pesan yang ingin disampaikan seluruh alam buatku biar peluh tak perlu mengusik ceriaku
Dan yang berwarna jingga keemasan di ujung sana bukan matahari senja ,tapi murung yang hendak berpamitan mengganti terang dengan gelap yang dihiasi titik-tiktik terang
Dan bukan bintang,tapi mimpi yang menanti jemariku untuk memetiknya satu per satu
Jika esok aku terbangun dan mendapati gerimis membasahi tanahku,itu bukan hujan tapi kerinduan yang ditumpahkan oleh awan kepada bumi.Seperti wajahku yang selalu merindukan senyum dari dirinya sendiri

6 komentar:

Emma mengatakan...

beautiful writing...lov it :)

Andis Mahmud mengatakan...

kok kayak kenal yah?!

Emma mengatakan...

kenal siapa maksudnya nih, tyar?

Andis Mahmud mengatakan...

sama tulisannya, kak.
hhe ~

Sebuah tempat seperti telaga, bernama safar.... mengatakan...

sepakat kak ema....

tyar : adakah yang menulis seperti ini selain alin ?

Andis Mahmud mengatakan...

nope. just nothing.
hhe ~
Alin, jangan brenti menulis yah, dek!
karena sebenarnya itu bukan tulisan. tapi semesta yang kita torehkan!

Posting Komentar